You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan Trotoar, DKI Akan Tiru Gaya Malaysia
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI akan Tiru Penataan Trotoar Malaysia

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan meniru gaya Malaysia dalam penataan trotoar.

Trotoar kita kacau. Makanya kita malu sama Dubes Inggris dan Korsel. Karena orang yang jalan kaki di trotoar  pasti mengeluh

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dengan kerjasama pintar dengan kontraktor pembangunan gedung, maka penataan trotoar menjadi tanggungjawab mereka.

"Kami akan mencontek Malaysia, namanya kerjasama pintar. Pengusaha wajib membereskan trotoar dan ducting. Karena enak saja Anda bangun (gedung) hebat tapi trotoar kami (yang mengerjakan)," ujar Basuki, di sela-sela launching tiga proyek di gedung KNPI DKI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (22/6).

Revitalisasi Kawasan Kota Tua Gunakan Dana CSR

Menurutnya, kondisi trotoar di DKI saat ini boleh dibilang kacau dan amburadul. Banyak yang rusak, berlubang dan tidak merata. Karenanya Ia mengaku malu terhadap Dubes Inggris, Moazzam Malik dan Dubes Korsel Cho Taiyoung, yang turut hadir dalam launching.

"Trotoar kita kacau. Makanya kita malu sama Dubes Inggris dan Korsel. Karena orang yang jalan kaki di trotoar  pasti mengeluh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye37009 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

    access_time05-11-2026 remove_red_eye26113 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3982 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

    access_time04-11-2026 remove_red_eye2795 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Waduk Kampung Rambutan 1 Bakal Jadi Ruang Terbuka Multifungsi

    access_time06-11-2026 remove_red_eye1706 personAldi Geri Lumban Tobing